Alasan dan Dampak Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel

Alasan dan Dampak Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Kanselir Jerman setelah pertemuan mereka di Yerusalem pada 17 Maret 2024. Netanyahu akan menjalani operasi hernia pada 31 Maret 2024.

KYIV, KOMPAS.com - PM Benjamin Netanyahu membubarkan Kabinet Perang Israel menyusul pengunduran diri pemimpin sentris Benny Gantz pada awal bulan ini.

Juru bicara Kantor PM Israel, David Mencer, pada Senin (17/6/2024) menjelaskan alasan Netanyahu membubarkan Kabinet Perang Israel.

Di hadapan para awak media, ia menerangkan, bahwa Kabinet Perang Israel adalah "prasyarat" bagi mantan Panglima Angkatan Darat dan Menteri Pertahanan Gantz untuk bergabung dengan pemerintahan persatuan.

Baca juga: PM Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel

"Jadi dengan keluarnya Gantz dari pemerintahan, maka kabinet tidak diperlukan lagi," jelasnya dikutip dari AFP.

Sebagai dampaknya, kata Mencer, tugas-tugas Kabinet Perang dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan perang antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza akan diambil alih oleh Kabinet Keamanan, sebuah badan yang sudah ada sebelumnya.

Media Israel mengatakan bahwa langkah yang diperkirakan tidak akan memicu pergeseran kebijakan besar tersebut dimaksudkan untuk melawan tekanan dari para politisi sayap kanan yang menginginkan suara yang lebih besar dalam pengambilan keputusan.

Kabinet Perang Israel dibentuk setelah Gantz meninggalkan partai oposisi dan bergabung dengan pemerintahan Netanyahu usai serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Anggota lain dari partai Gantz, yang juga merupakan mantan kepala militer, Gadi Eisenkot, juga setuju untuk bergabung dengan pemerintah dengan syarat bahwa Kabinet Perang harus dibentuk, menurut para pejabat Israel.

Eisenkot keluar dari kabinet perang bersama dengan Gantz.

"Ini berarti bahwa kabinet keamanan akan bertemu lebih sering. Kabinet Keamanan adalah badan yang bertanggung jawab untuk mengambil keputusan (terkait perang)," kata seorang pejabat Israel yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca juga: Ini Alasan Menteri Kabinet Perang Israel Mundur dari Pemerintahan Netanyahu

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, Penasihat Keamanan Nasional Israel Tzachi Hanegbi, dan Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer, yang merupakan bagian dari Kabinet Perang, juga duduk di kabinet keamanan -yang meratifikasi keputusan-keputusan terkait perang, termasuk gencatan senjata dan negosiasi pembebasan sandera.

Gantz mengumumkan pengunduran dirinya pada 9 Juni setelah gagal membuat Netanyahu menyetujui rencana pascaperang untuk Gaza.

Media Israel melaporkan bahwa Netanyahu membubarkan kabinet perang untuk menghindari keterlibatan anggota koalisi sayap kanan dalam forum yang sensitif tersebut, karena khawatir akan merusak hubungan dengan sekutu-sekutu Barat seperti Amerika Serikat.

Mencer menolak menjawab ketika ditanya apakah keputusan Netanyahu ini bertujuan untuk menolak mitra-mitra sayap kanannya dan memperketat cengkeramannya dalam pengambilan keputusan.

Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, yang merupakan anggota kabinet keamanan dan menentang gencatan senjata sebelum Hamas "dilenyapkan", telah menekan Netanyahu untuk menambahkan mereka ke dalam kabinet perang.

  • https://www.msn.com/id-id/berita/other/alasan-dan-dampak-netanyahu-bubarkan-kabinet-perang-israel/ar-BB1onAoI?ocid=00000000

Related

Ivar Jenner & Ole Romeny Main Bareng FC Utrecht saat Menang 4-1 di Uji Coba

Ivar Jenner & Ole Romeny Main Bareng FC Utrecht saat Menang 4-1 di Uji Coba

Berita
Harga HP Xiaomi Juli 2024: Poco F6,Xiaomi 14,Redmi A3,Poco X6,Redmi Note 13,Redmi 13C,Poco C65

Harga HP Xiaomi Juli 2024: Poco F6,Xiaomi 14,Redmi A3,Poco X6,Redmi Note 13,Redmi 13C,Poco C65

Berita
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi yang Berani Taruhan Rp 300 Juta Terkait Identitas Pegi Setiawan Cianjur

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi yang Berani Taruhan Rp 300 Juta Terkait Identitas Pegi Setiawan Cianjur

Berita
Blue Screen of Death Bikin Jutaan Perangkat Windows Mati atau Restart

Blue Screen of Death Bikin Jutaan Perangkat Windows Mati atau Restart

Berita
Komika Tajir Melintir, Ini Deretan Bisnis Arafah Rianti yang Mampu Beli Rumah Miliaran Tanpa Nyicil

Komika Tajir Melintir, Ini Deretan Bisnis Arafah Rianti yang Mampu Beli Rumah Miliaran Tanpa Nyicil

Berita
7 Foto Maternity Shoot Gritte Agatha dan Arif Hidayat di Bali

7 Foto Maternity Shoot Gritte Agatha dan Arif Hidayat di Bali

Berita
Pembuktian Yamaha NMAX Turbo 2024 Fitur Transmisi Bukan Gimmick

Pembuktian Yamaha NMAX Turbo 2024 Fitur Transmisi Bukan Gimmick

Berita